Stats

Tampilkan postingan dengan label Mirip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mirip. Tampilkan semua postingan

03 Juli 2011

Ingin Mirip Rihanna, Mata Malah Buta Karena Lensa Kontak Ilegal

Ingin Mirip Rihanna, Mata Malah Buta Karena Lensa Kontak Ilegal

Merry Wahyuningsih - detikHealth

Your browser does not support iframes.



img
Rihanna (Foto: getty images)New York City, Gaya penyanyi top Rihanna banyak ditiru gadis-gadis remaja. Termasuk bola matanya yang sering berganti warna mulai dari merah, kuning sampai biru. Karena ingin bergaya mirip Rihanna seorang gadis remaja memakai lensa kontak berwarna ilegal. Tapi gara-gara lensa kontak ilegal itu matanya kini tak bisa melihat.

Erica Barnes, seorang gadis asal New York kini membutuhkan transplantasi atau cangkok kornea setelah secara ilegal memasang lensa kontak berwarna di toko kecantikan lokal.

Erica Barnes dilaporkan membeli lensa kontak berwarna merah kecoklatan seharga 20 dolar (Rp 180 ribu) di sebuah toko kawasan Jamaika Avenue di Queens, New York, karena dia ingin tampak seperti penyanyi Rihanna. Semua teman-temannya juga melakukan yang sama. Erica mengenakan lensa selama seharian bahkan ia mengenakannya saat tidur.

"Karena 20 dolar, ia kehilangan matanya," kata Trina Swain, ibu Erica, seperti dilansir Foxnews, Jumat (1/7/2011).

Trina mengatakan setiap orangtua harus mengetahui bahwa putri-putrinya berada dalam bahaya. "Lensa kontak adalah 'permen mata' yang dapat dibeli anak-anak gadis kita di mana saja," jelas Trina.

Berdasarkan hukum federal AS, seseorang perlu resep dari dokter untuk membeli lensa kontak. Dan lensa kontak harus dibeli dari penyedia layanan kesehatan berlisensi, yang dapat mengajarkan cara untuk menggunakan dan merawat lensa kotak tersebut.

Sedangkan Erica mengatakan hanya membersihkan lensa kontak dengan air keran, bukan dengan pembersih khusus seperti larutan saline.

"Lensa kontak yang dibeli dari toko kecantikan sering tidak cocok (dengan mata) dan tidak benar, serta tenaga penjualan yang menjual tidak memberikan saran yang tepat tentang bagaimana mengurus atau bagaimana menggunakannya," jelas Dr. Jules Winokur, spesialis kornea di New York City.

Dr. Winokur mendapatkan beberapa pasien yang datang ke kantornya karena keluhan infeksi akibat menggunakan lensa kontak ilegal dan ia mengatakan menggunakan lensa kontak tersebut bukanlah ide yang baik.

"Perlu ukuran yang pas dan instruksi yang tepat tentang bagaimana menyimpan lensa kontak," ujar Dr. Winokur.

Selain itu, sebagian besar lensa kontak yang dipakai untuk sehari-hari harus dibersihkan setiap malam sebelum tidur dan dilepaskan saat Anda tidur.

Lensa kontak tidak dirancang untuk dipakai semalaman karena bisa menghambat aliran oksigen ke kornea. Ketika oksigen diblokir maka bentuk pembuluh darah akan berubah supaya bisa membawa oksigen lebih banyak lagi.

Tidur menggunakan lensa kontak bisa mempengaruhi pembuluh darah di mata dan meningkatkan risiko pengembangan infeksi kornea. Kondisi ini dapat memicu terjadinya kebutaan permanen.




(mer/ir)



View the Original article
Continue Reading »

Keriput Pada Jari yang Basah Fungsinya Mirip Guratan Ban Mobil

Keriput Pada Jari yang Basah Fungsinya Mirip Guratan Ban Mobil

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Your browser does not support iframes.



img
foto: ThinkstockBoise, Idaho, Ketika terendam air, jari manusia lama kelamaan akan tampak keriput karena muncul guratan-guratan di permukaan kulitnya. Menurut penelitian, guratan-guratan itu fungsinya mirip ban basah yang dipakai pada mobil balap saat cuaca hujan.

Keriput atau guratan-guratan pada jari manusia saat terendam air dalam waktu yang agak lama terjadi karena kulit menyerap air. Munculnya guratan-guratan tersebut sering tak terhindarkan ketika terlalu lama mandi, berenang maupun setelah kehujanan.

Selama ini, para ahli meyakini bahwa munculnya keriput di jari dan telapak tangan merupakan bukti bahwa kulit manusia tidak didesain untuk direndam terlalu lama di dalam air. Jika kulit mulai keriput, maka tandanya harus segera berhenti mandi atau berenang.

Namun penelitian terbaru dari 2AI Labs di Boise, Idaho membuktikan bahwa mekanisme yang terjadi sesungguhnya tak sesederhana itu. Keriput yang muncul berfungsi untuk memberi cengkeraman yang lebih kuat pada jemari saat memegang sesuatu dalam kondisi basah dan licin.

Mekanisme ini mirip dengan alur ban pada roda kendaraan, khususnya mobil atau motor balap. Saat melintasi sirkuit dalam kondisi hujan, mobil atau motor balap menggunakan ban basah yang memiliki banyak guratan di permukaannya agar tidak mudah tergelincir.

Guratan pada ban maupun jari yang keriput karena terendam air berfungsi untuk mengalirkan cairan. Kekuatan cengkeraman akan berkurang jika ada air di antara permukaan ban dengan aspal jalanan, maupun antara jari dengan benda yang dipegangnya.

Tipe ban untuk lintasan berair ini memiliki desain yang berbeda dengan tipe ban untuk lintasan kering. Untuk lintasan kering atau disebut ban kering, guratannya lebih sedikit atau kadang-kadang malah nyaris gundul sehingga disebut juga slick tyre.

"Saya terjebak dalam teori yang usianya hampir seabad dan baru kali ini menyadari bahwa guratan keriput di jari memiliki fungsi tersendiri," ungkap Mark Changizi dari 2AI Labs yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (3/7/2011).

(up/ir)



View the Original article
Continue Reading »

24 Maret 2011

Ceker Ayam Khasiatnya Mirip dengan Sirip Ikan Hiu

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Your browser does not support iframes.




(Foto: thinkstock)Jakarta, Ikan hiu akan punah sebentar lagi jika terus diburu untuk diambil siripnya yang konon sangat berkhasiat. Padahal untuk sekedar mendapatkan manfaat sirip ikan hiu, ceker ayam yang lebih mudah didapat punya kandungan nutrisi hampir sama.

Salah satu kandungan bermanfaat dalam sirip ikan hiu adalah kartilago atau tulang rawan, yang diyakini mampu memperbaiki kekebalan tubuh dan mencegah kanker. Sama seperti sirip ikan hiu, ceker alias kaki ayam juga banyak mengandung kartilago untuk melapisi persendian.

Seperti yang diberitakan detikHealth sebelumnya, American Cancer Society pernah mengembangkan obat kanker dari bahan tulang rawan. Obat yang dibuat dari sirip ikan hiu itu cukup efektif, namun bahan bakunya sulit diperoleh dalam jumlah besar tanpa mengganggu keseimbangan biota laut.

Dalam hal ini jika ikan hiu harus dilindungi, maka ceker ayam bisa menjadi alternatif karena sama-sama banyak mengandung tulang rawan. Ceker ayam jelas lebih mudah didapatkan karena unggas ini memang dibudidayakan sehingga tidak mungkin punah meski dikonsumsi terus menerus.

Kandungan lain yang bisa ditemukan pada sirip ikan hiu maupun ceker ayam adalah glukosamin dan kondroitin, 2 senyawa yang berkhasiat sebagai antiradang alami. Sebuah penelitian di tahun 1995 membuktikan, kedua senyawa itu bisa meringankan gejala radang sendi atau osteoarthritis.

Kelebihan lain dari ceker ayam dibandingkan sirip ikan hiu adalah kandungan kolagennya yang sangat tinggi. Kolagen yang merupakan sejenis protein dan banyak dipakai dalam produk kecantikan ini banyak terdapat pada tulang, persendian, maupun bagian kulit yang mengeras pada ceker ayam.

Protein yang akan memberi sensasi rasa agak kenyal pada ceker ayam saat dimasak ini diyakini baik untuk kesehatan kulit karena bisa mengurangi efek penuaan termasuk kulit kusam dan keriput. Dikutip dari Wisegeek, Rabu (23/3/2011), kolagen juga baik untuk kesehatan rambut dan kuku, sehingga cocok bagi yang ingin menjaga kecantikan fisik.

Meski demikian, ceker ayam tidak banyak mengandung daging atau otot yang merupakan sumber protein utama. Untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang, imbangi hobi makan ceker ayam dengan makan dagingnya terutama bagian dada yang mengandung lebih banyak protein dan hanya sedikit lemak pada kulitnya.

(up/ir)


View the Original article
Continue Reading »