Stats

Tampilkan postingan dengan label Mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobil. Tampilkan semua postingan

04 Juli 2011

Merokok di Dalam Mobil Lebih Bahaya dari Menghirup Asap Knalpot

Merokok di Dalam Mobil Lebih Bahaya dari Menghirup Asap Knalpot

Vera Farah Bararah - detikHealth

Your browser does not support iframes.



img
(Foto: thinkstock)London, Rokok diketahui bisa menimbulkan banyak efek buruk bagi kesehatan. Tapi seorang dokter terkemuka di Inggris menuturkan bahwa merokok di dalam mobil lebih berbahaya bagi kesehatan dibanding menghirup asap knalpot.

Douglas Noble, seorang ahli kesehatan publik dari British Medical Association mengklaim untuk menyerukan kontrol terhadap tembakau bagi pengendara kendaraan bermotor terutama larangan merokok saat mengemudi.

"Di dalam mobil konsentrasi partikel diketahui 27 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan seseorang yang merokok di dalam rumah, dan 20 kali lipat lebih tinggi daripada di pub," ujar Noble, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (30/6/2011).

Noble menuturkan konsentrasi tersebut jelas lebih bisa menimbulkan efek buruk bagi kesehatan, sehingga diperlukan peraturan yang ketat terutama untuk melindungi perempuan hamil serta anak-anak dari paparan asap rokok.

Diperlukan berbagai kampanye untuk mengakhiri kebiasaan merokok di dalam mobil terutama bagi orang yang membawa anak-anak atau ibu hamil di dalamnya, hal ini karena perokok tersebut telah membuat penumpang lainnya menjadi perokok pasif sehingga memiliki risiko kesehatan yang sama atau justru lebih besar dari perokok aktif.

Jika peraturan larangan merokok di dalam mobil bisa dilaksanakan, maka diharapkan nantinya juga bisa diterapkan larangan merokok di dalam rumah dan tempat-tempat lainnya sehingga mengurangi jumlah perokok pasif dan dampak buruk dari asap rokok.

Berbagai studi mengenai rokok telah menjelaskan bahwa di dalam asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia racun (toksik) serta 43 senyawa penyebab kanker (karsinogenik).

Selain itu asap rokok kalau ditiupkan ke meja agak susah hilangnya karena dia lengket, jadi bagaimana jadinya jika asap itu masuk ke dalam paru-paru yang makin lama semakin banyak jumlahnya.

Bukti-bukti ilmiah juga telah menunjukkan hubungan antara rokok dengan terjadinya berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, penyakit sistem saluran pernapasan, penyakit gangguan reproduksi dan juga kehamilan.

(ver/ir)



View the Original article
Continue Reading »

03 Juli 2011

Keriput Pada Jari yang Basah Fungsinya Mirip Guratan Ban Mobil

Keriput Pada Jari yang Basah Fungsinya Mirip Guratan Ban Mobil

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Your browser does not support iframes.



img
foto: ThinkstockBoise, Idaho, Ketika terendam air, jari manusia lama kelamaan akan tampak keriput karena muncul guratan-guratan di permukaan kulitnya. Menurut penelitian, guratan-guratan itu fungsinya mirip ban basah yang dipakai pada mobil balap saat cuaca hujan.

Keriput atau guratan-guratan pada jari manusia saat terendam air dalam waktu yang agak lama terjadi karena kulit menyerap air. Munculnya guratan-guratan tersebut sering tak terhindarkan ketika terlalu lama mandi, berenang maupun setelah kehujanan.

Selama ini, para ahli meyakini bahwa munculnya keriput di jari dan telapak tangan merupakan bukti bahwa kulit manusia tidak didesain untuk direndam terlalu lama di dalam air. Jika kulit mulai keriput, maka tandanya harus segera berhenti mandi atau berenang.

Namun penelitian terbaru dari 2AI Labs di Boise, Idaho membuktikan bahwa mekanisme yang terjadi sesungguhnya tak sesederhana itu. Keriput yang muncul berfungsi untuk memberi cengkeraman yang lebih kuat pada jemari saat memegang sesuatu dalam kondisi basah dan licin.

Mekanisme ini mirip dengan alur ban pada roda kendaraan, khususnya mobil atau motor balap. Saat melintasi sirkuit dalam kondisi hujan, mobil atau motor balap menggunakan ban basah yang memiliki banyak guratan di permukaannya agar tidak mudah tergelincir.

Guratan pada ban maupun jari yang keriput karena terendam air berfungsi untuk mengalirkan cairan. Kekuatan cengkeraman akan berkurang jika ada air di antara permukaan ban dengan aspal jalanan, maupun antara jari dengan benda yang dipegangnya.

Tipe ban untuk lintasan berair ini memiliki desain yang berbeda dengan tipe ban untuk lintasan kering. Untuk lintasan kering atau disebut ban kering, guratannya lebih sedikit atau kadang-kadang malah nyaris gundul sehingga disebut juga slick tyre.

"Saya terjebak dalam teori yang usianya hampir seabad dan baru kali ini menyadari bahwa guratan keriput di jari memiliki fungsi tersendiri," ungkap Mark Changizi dari 2AI Labs yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (3/7/2011).

(up/ir)



View the Original article
Continue Reading »

Ikut KB Hadiahnya Mobil Tata Nano

Ikut KB Hadiahnya Mobil Tata Nano

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Your browser does not support iframes.



img
KB berhadiah mobil (BBC)Rajasthan, India, Ada banyak cara untuk mengatasi kepadatan penduduk di suatu negara. Jika di China ada larangan untuk punya lebih dari 1 anak, di India kebijakannya lebih menyenangkan karena setiap keluarga yang mau ikut KB bisa mendapat hadiah mobil.

Peserta program Keluarga Berencana (KB) yang berhak mendapat mobil wajib menggunakan metode kontrasepsi permanen, yakni sterilisasi baik vasektomi maupun tubektomi. Setiap peserta KB permanen berhak mendapat 1 kupon dan akan diundi tiap periode 6 bulan.

Hadiahnya memang bukan mobil mewah, hanya city car buatan lokal yakni Tata Nano yang harganya tak lebih dari Rp 30-an juta. Namun hadiah yang tersedia bukan hanya mobil melainkan juga ada TV berwarna 21 inchi, sepeda motor dan peralatan untuk masak.

"Target akseptor (peserta) KB permanen sebanyak 21 ribu orang/tahun telah gagal kami capai. Dengan cara ini, kami berharap bisa menarik 3.000 akseptor baru dalam 3 bulan ke depan," ungkap Pratap Singh Dutter, seorang pejabat kesehatan di Rajasthan, India seperti dikutip dari BBC, Minggu (3/7/2011).

Kampanye untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan cara-cara unik bukan kali ini saja dilakukan di India. Tahun 2009, Menteri Kesejahteraan Keluarga saat itu, Ghulam Nabi Azad juga menerapkan kebijakan unik yakni menggabungkan program KB dengan listrik masuk desa.

"Jika di desa-desa ada listrik, orang akan menonton TV sampai larut malam. Diharapkan orang-orang itu akan mengantuk dan langsung tidur, sehingga tidak sempat berpikir untuk membuat anak," ungkap Asad kala itu seperti dikutip dari Globalpost.com.

Saat ini India tidak punya banyak pilihan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. Organisasi kesehatan dunia atau WHO memperkirakan India yang saat ini dihuni 1,21 miliar jiwa akan menjadi negara terpadat di dunia pada tahun 2030, menggantikan China yang saat ini populasinya 1,34 miliar jiwa.

(up/ir)



View the Original article
Continue Reading »